Mari Berbagi Bacaan …

Ukuran kaos pun merambah ke dunia provider. Ini memang terjadi. Sosok itu geleng-geleng kepala. Dunia memang sudah berubah. Makin berkembang dan makin maju teknologinya. Persaingan pun terjadi di beberapa sektor. Sebagai konsumen, tentu saja sosok itu senang-senang saja. Jika dulu harga telepon genggam begitu mahal dan masih terbilang khusus kalangan menengah ke atas, kini zamannya telepon genggam bak kacang goreng. Satu orang seperti tidak cukup memiliki dua telepon genggam. Jika dulu harga nomor dan paketnya begitu mahal dan cenderung ’empot-empotan’ buat bayar per bulannya, kini siapa pun bisa mengganti-ganti nomornya sesuka hati. Paketnya makin bersaing dan makin murah. Bonus pun bertebaran di mana-mana.

Hari ini anak-anak muda sudah tidak mengenal lagi dengan istilah ‘pager‘. Mereka jauh lebih paham tentang game online terbaru dan juga paket internet yang gila-gilaan. Telepon genggam sudah beralih fungsi tidak lagi melulu sebagai alat komunikasi, tetapi sebagai alat pencari data/berita plus nge-game. Mereka mencari spek bagus untuk bisa bermain game dengan nyaman, atau memilih fasilitas kameranya yang juara agar tampang narsis mereka bisa dibanggakan di media sosial. Fungsi telepon dan sms pun tergantikan oleh whatsapp, telegram, dan media sosial. Untuk itu, paket media sosial menjadi patokan utama untuk memilih provider yang tepat (baca: murah dan cepat). Saat ini, ukuran kaos bisa dijadikan paket oleh para provider itu.

Read the rest of this entry »

Kita saksikan
Gunung memompa abu
Abu membawa batu
Batu membawa lindu
Lindu membawa longsor
Longsor membawa air
Air membawa banjir
Banjir membawa air

air
mata

~ Membaca Tanda-Tanda (Taufiq Ismail, 1982)

Pak Endang merasakan pergerakan yang aneh di bawah kakinya. Seolah-olah bumi sedang bergerak dengan sendirinya. Sadar akan bahaya yang akan menghampiri keluarga, dengan gerak cepat ia pun langsung menyuruh seluruh anggota keluarganya ke luar rumah. Sekali melirik sambil menggendong anak bungsunya, tampak jelas beberapa dinding rumahnya yang mulai retak. Di tanah lapang yang agak luas, meski hujan, beberapa warga juga terlihat berkumpul. Mereka menyebar mencari tempat perlindungan. Hingga kemudian seorang yang dianggap pemimpin mengajak seluruh warga untuk menuju ke satu tempat yang aman. Keesokannya harinya, bencana itu terjadi. Longsor menghancurkan hampir semua rumah di Kampung Cilawang, Desa Cianting, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.

Read the rest of this entry »

Inilah (tanda) keperwiraan, keagungan, dan keberanian
yang sesungguh-sungguhnya dari raja dunia,
Yang Mulia Purnawarman, yang menjadi sekalian raja.

Jalan-08

Beberapa prasasti yang ada di Bale Prabu Maharaja Linggabhuwana

Begitulah terjemahan dari isi Prasasti Cidanghiang yang ditemukan di Munjul, Pandeglang. Sosok itu melihat dan membacanya dari sebuah museum yang tidak terlalu luas, namun memiliki teknologi yang jauh lebih maju dari museum-museum yang ada pada umumnya. Sebuah museum tentang sejarah keberadaan Kerajaan Sunda, keruntuhannya, lalu beralih ke masa setelah kerajaan, penjajahan Belanda, hingga masa kemerdekaan Bangsa Indonesia. Semua itu ada di museum yang letaknya di salah satu Gedung Kembar di Purwakarta, dengan nama Bale Panyawangan Diorama Tatar Sunda. Museum ini berada di gedung bagian selatan.

Read the rest of this entry »

Jalan-01

Ada yang mengenal dan bahkan pernah melihat langsung Sentosa Wings of Time di Singapura? Kalau secara konsep dan cerita yang ditampilkan boleh terbilang ‘wah’, terutama dengan kisah masa depan dan efek animasinya. Apalagi ditambah dengan layar seperti sisik yang artistik. Bagaimana dengan luasnya? Hmmm … ternyata sekarang masih kalah luas dengan Taman Sri Baduga yang ada di Purwakarta. Dari konsep cerita yang ditampilkan, juga tidak kalah ‘wah’ apalagi dipadupadankan dengan seni teater. Kisah Dyah Pitaloka jelas memberi kepuasan tersendiri yang tidak ada duanya. Tidak ada layar berbentuk fisik di sana, hanya layar air di kanan-kiri dan panggung yang luas tepat di tengah Situ Buleud. Lalu seberapa ‘wah’ dari Taman Sri Baduga yang diresmikan pada hari Sabtu malam (9/1/2016) meski baru Tahap 2 ini?

Read the rest of this entry »

Apa yang terbayang saat mendengar kata ‘Winchester‘? Jelas, sebuah kata asing. Kata yang tidak mungkin lahir dari bumi Indonesia, apalagi Bandung. Kalau cari di mesin pencari, maka kata tersebut begitu lekat dengan semua merek senapan api. Wow?! Tapi, itulah kenyataan yang terjadi. Winchester City sendiri adalah nama sebuah kota di Inggris. Nah, senapan api tersebut memang lahir dan berkembang di Winchester City. Bisa jadi, atas dasar itulah Francisco atau biasa disapa Frans—pemuda berkacamata asal Bandung—menggunakan nama Winchester untuk menjual produk-produknya yang berbahan dasar kulit. Yup, sosok itu akan bercerita tentang Tas Winchester Bandung yang asli dibuat tanpa menggunakan mesin (handmade).

Produk-01

Read the rest of this entry »

Pagi masih malu. Tidak perlu bergegas untuk berjalan menuju ujung Gang Wakaf. Suara alam masih terdengar jelas meski di kota. Burung-burung, siuran angin, gemerisik dedaunan, dan juga aktivitas manusia yang terasa segar di pagi hari. Sampai di tempat yang dituju, Sandra sudah menunggu bersama beberapa tukang ojek yang memang biasa mangkal. “Baru juga sampai,” katanya tersenyum. Sosok itu pun mengangguk dan meneruskan percakapan. Mereka berdua kemudan bergerak di atas motor, menembus lalu lintas Kota Bandung yang masih sepi. Tidak butuh lama untuk sampai ke Jl. Batik Kumeli No. 23. Belum ada siapa-siapa di sana kecuali Kang Edo yang memang terbilang rajin, hingga kemudian muncullah Nchie dan Efi, para #BloggerBDG yang memang sudah janjian.

Resort01

Read the rest of this entry »

Mengelola sebuah rumah itu tidak mudah
Ada bagian-bagian yang harus dikelola sendiri
Tidak boleh saling sikut, tapi cukup
dengan mengawasi dan mendukungnya

SKKMigas-01

Netizen sedang Ngobrol Bareng Humas SKK Migas

Apa yang diketahui oleh sosok itu tentang SKK Migas? Tidak banyak. Kurang lebih sama dengan mayoritas orang awam lainnya bahwa yang berhubungan dengan kata ‘migas’ ya tidak jauh dengan istilah minyak dan gas. Artinya … organisasi ini bertanggung jawab terhadap pencarian, pengadaan, dan pengawasan minyak dan gas yang ada di Indonesia. Hanya itu. Dia tidak paham secara menyeluruh bagaimana kerja dan kinerja seutuhnya. Terlalu rumit dan mungkin tidak mau tahu. Untunglah pada hari Jumat kemarin (4/12) dia diberi kepercayaan diundang oleh Humas SKK Migas bersama para blogger lainnya dalam sebuah acara bertajuk “Ngobrol Migas Bareng Netizen” di Restoran Kembang Goela, Plaza Central, Jakarta. Sebuah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan. Turut hadir dari #BloggerBDG adalah partner in crime-nya, Nchie Hanie.

Read the rest of this entry »

Archives

Blog Stats

  • 376,107 hits
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 6,949 other followers