Mari Berbagi Bacaan …

Silakan pilih menu bebeknya
Silakan ke meja prasmanan
Bayar di kasir (dan) selamat menikmati

Sewaktu lari di Jayagiri, sosok itu sebenarnya hampir saja tersesat. Entah mengapa saat itu dia masuk ke suatu pekarangan yang indah. Keindahan itu ternyata tidak melulu mewah. Bentuk bangunan rumahnya seperti rumah perkampungan kebanyakan. Hampir semuanya terbuat dari bahan-bahan alam. Bambu, kayu hutan, hingga dedaudan untuk atap rumah. Tapi yang berbeda, rumah dan pekarangan itu bersih. Kebersihan yang membuat hatinya merasa nyaman dan tenteram. Suara bebek terdengar dari pekarangan belakang. Selidik punya selidik, pekarangan belakang juga tampak bersih. Kotoran-kotoran bebek yang biasanya tersebar hampir tidak terlihat. Tampaknya sang pemilik begitu apik dan resik. Damai dan sejuk bisa berada di sana.

Read the rest of this entry »

Hidup itu jangan hanya mencari ilmu dari yang tersurat
Tapi malas menggali ilmu dari apa-apa yang tersirat
Tidak sedikit ilmu itu Allah hadirkan untuk hamba-Nya
Justru tumbuh dan hadir dari apa yang tersirat di sekitar kita

Ramadhan masih memegang hape pinjaman. Erat. Entah mengapa ada perasaan di dalam hatinya yang begitu amat mengganjal. Salah seorang kawannya terbangun dan menatap heran Ramadhan. Ia pun bertanya apa yang terjadi. Ramadhan memandang entah. Katanya, “Baru saja aku menelepon Buyaku. Beliau sehat. Tapi saat aku menanyakan bagaimana kabar ibuku, beliau menjawab agak lama meski akhirnya menjawab sehat. Aku tahu ibuku sakit.” Dan pikiran itu terus mengganggunya hingga akhirnya tertidur di serambi masjid.

Read the rest of this entry »

Jangan menjadi telur yang pecah saat dijatuhkan
Tapi jadilah bola tenis | Memantul dan melawan!

Event-10

Read the rest of this entry »

Malam yang membasah
Langit sepertinya sedang menangis
Lampu-lampu jalan pun mendesah
Melantunkan bait yang mengiris

Hmmm … hujan memang seperti tidak mau pergi di kota Bandung tercinta, apalagi kalau sudah memasuki sore hingga malam hari. Seperti malam itu. Malam yang membasah. Jumat, 20 Maret 2015. Sosok itu dan sang belahan jiwa menjadi resah. Bingung antara membatalkan atau terpaksa basah-basahan di tengah malam. Azan maghrib telah lewat tapi suara merdu di atap bangunan RS Muhammadiyah seperti tak mau mengecil. Terus menggema seperti tanda yang ingin mengatakan, “Hei, ini memang waktunya istirahat. Tetaplah di tempat dan tidak usah ke mana-mana.” Sosok itu mengernyit. “Tidak bisa begitu,” bisiknya menolak. Meski nanti pakaiannya basah, silaturahim akan segera menghangatkan hatinya. Dia yakin itu.

Read the rest of this entry »

Rasanya tidak nyaman kalau harus berkejaran dengan waktu. Akan tetapi itulah yang terjadi hari Jumat kemarin (20/3) saat sosok itu harus mengantarkan sang belahan jiwa ke tempat kerjanya sebelum pukul 11, lalu menjemput anak-anak di sekolah dimana Adik bisa jadi pulang pukul 11.30, terus shalat Jumat. Hanya saja setelah mengantarkan anak-anak ke Binong untuk dititipkan, waktu diperkirakan masih sempat untuk mengejar shalat Jumat di jalan. Rencananya mau di Masjid Pusdai, tetapi akhirnya lebih memilih di masjid dekat Taman Pramuka. Alhamdulillah masih terkejar dan bisa shalat dengan tenang. Beres shalat, perjalanan dilanjutkan kembali melewati Gedung Sate, Pasupati, memutari Biofarma dan RSHS, hingga akhirnya tiba dengan selamat di PVJ tepat sebelum pukul 13.00.

Event-06

Read the rest of this entry »

Kehidupan ini edan dan teng-teuingan
Itulah mengapa hidup adalah udunan

Asih hanya tersenyum mesem. Pendidikan seks dan bahaya AIDS ditelannya, dan tak butuh lama untuk memuntahnya begitu saja. Masuk telinga kanan, keluar lewat telinga kiri. “Udah basi!” ketusnya. Ia pun tertawa bersama kawan-kawan sebayanya, sambil berbisik tentu saja. Petugas penyuluh dan beberapa relawan bukannya tidak paham bahwa orang-orang yang diterangkan tidak terlalu peduli, hanya saja mereka cenderung membiarkan dan memaklumi. Kampung yang tidak terbilang kumuh itu berdenyut sesuai irama. “Jadi, siapa di sini yang sudah menikah?” tanya Sang Petugas. Hampir mayoritas mengangkat tangan, begitu juga dengan Asih. Yang bertanya malah membelalakkan mata, tak percaya. Asih pun berbisik pada kawan di sebelahnya, “Sudah mau tiga kali.” Lalu tertawa. “Kamu usianya berapa tahun?” tanya Sang Petugas pada Asih tiba-tiba. Yang ditanya mendongak, “Tigabelas.” Kemudian disambut tawa dan tatap heran.

Read the rest of this entry »

Guru Go-Blog
Kata pesimis yang sering muncul

20150315_093158

Sosok itu terkejut. Suara lembut sang belahan jiwa terdengar keras. Bagaimana tidak? Sudah seharusnya dia bangun pukul 4 untuk siap-siap, malah jadi bangun pada pukul 5. Telat satu jam! Siap-siap dengan ala kadarnya sementara gadget dipegang sang belahan jiwa, akhirnya sosok itu langsung berangkat berboncengan di atas motor. Tak lama keduanya sampai di perempatan pintu tol Buah Batu. Alhamdulillah pada pukul 7, sosok itu dan kawan-kawan #BloggerBDG plus Relawan TIK Bandung sudah sampai di Rest Area 57. Dua mobil berisi 14 orang yang siap mendatangi Jakarta. Tepatnya adalah di Gedung Indosat, lantai 4, guna menghadiri acara Kopdar Guru Blogger Nasional. Keren ya? Eh, ada Teh Ghina juga dari Indosat ICITY yang bakalan ngejelasin tentang Forum ICity yang memang asyik. Wow!

Read the rest of this entry »

Archives

Forum Lingkar Pena

Blog Stats

  • 280,112 hits
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 5,638 other followers