Mari Berbagi Bacaan …

Instagram telah menjadi pemain utama di kelas aplikasi. Bahkan di media sosial, saat ini tidak lagi melulu bicara soal burung berkicau atau pesbuk, melainkan sudah melibatkan IG. Lebih dari itu, beberapa bahkan lebih suka posting pertama kali di IG yang sekaligus otomatis di-share di media keluarga biru. Yup, inilah teknologi. Hanya saja, bagi sosok itu IG tetap memiliki kekurangan. Di mana? Tentu saja pada format ukurannya yang cenderung ‘square‘ alias bujur sangkar.

Read the rest of this entry »

Bicara soal Jepang, masyarakat Indonesia jelas tidak bisa lepas dengan mereka. Sejarahnya sudah tercatat. Ditambah kedigdayaan mereka untuk bangkit dan akhirnya menjadi salah satu negara maju di kawasan Asia. Baik secara ekonomi hingga akhirnya juga di bidang kebudayaan. Oleh karena itu sosok itu juga terikat secara budaya dengan Jepang. Jangan ditanya, deh, masa kecilnya. Hampir semua film yang terkenal dari Jepang dibabat habis. Mulai dari Megaloman, Lionman, Voltus V, Gaban, Sariban, Godsygma, dan lain-lain yang masih menggunakan teknologi video betamax. Hingga akhirnya mengenal Doraemon, Ksatria Baja Hitam, dan Saint Seiya setelah masuknya TV swasta yang menggunakan decoder pada era 80-an. Gimana nggak dekat?

Bagaimana dengan sekarang? Masih. Film-film baru bermunculan dan makin canggih teknologinya. Bahkan, sosok itu berani mengatakan bahwa teknologi animasi film-film Jepang jauh lebih bagus daripada produksi Hollywood. Sebut saja Totoro, Howl’s Moving Castle, atau Garden of Words. Komik-komik juga dilahapnya satu persatu. Yang paling digemari adalah Kungfu Boy, Eye Shields 21, dan Blade of The Immortal. Semua budaya itu merasuk sampai ke hati, maka takheran kalau sosok itu suka dengan hal-hal yang berbau animasi. Pekerjaannya sekarang juga agak menyerempet ke arah sana, yaitu dunia perbukuan. Desainnya secara tidak langsung terpengaruh oleh karya-karya animasi Jepang. Salute!

Read the rest of this entry »

Jumlah pengguna internet berdasarkan wilayah di Indonesia adalah 52 juta di Jawa, 18.6 juta di Sumatera, 4.2 juta di Kalimantan, 7.3 juta di Sulawesi, serta 5.9 juta di Nusa Tenggara, Papua, dan Maluku

Keluarga-19

Tim Asadessa berangkat dari Balikpapan menuju daerah terpencil di Kalimantan Utara dengan menggunakan pesawat, dilanjutkan dengan perahu motor kecil yang melelahkan, hingga akhirnya bisa menaiki kendaraan roda empat selama berjam-jam. Sampailah mereka di Kabupaten Malinau (luas 39.799,90 kilometer persergi) dengan jumlah penduduk 80.000 jiwa yang membawahi 15 kecamatan. Tepatnya di Desa Gong Solok, Kecamatan Malinau Selatan Hilir. “Dari kecamatan ke desa perlu waktu 1,5 jam kalau jalan santai. Belum beraspal dan kita harus menghirup debu. Di sini listrik terbatas dan hanya sampai jam duabelas,” ujar penduduk setempat.

Read the rest of this entry »

Hunger is the best sauce in the world ~ Cervantes

Resto-04

Malam. Hari yang dingin. Apalagi di Bandung, tepatnya mendekati daerah Parongpong. Masih di Jl. Sersan Bajuri. Kalau dari Terminal Ledeng dari arah bawah, tinggal belok kiri dan ikuti jalan yang menanjak. Kalau terang hari, hawanya sejuk dengan pemandangan yang menyegarkan mata. Tak jauh dari Kampung Gajah. Setelahnya bisa lihat di sebelah kanan. Sebuah tempat bernama Salian Art, tepat di belakang resto mewah bernama Semilir. Di sinilah sosok itu bisa merasakan sebuah peradaban kuliner yang agak berbeda. Tidak hanya icip-menyicipi, tapi juga belajar sejarah bagaimana masakan itu tercipta. Dari mana bumbu-bumbunya berasal. Sejarah masakan yang dipersembahkan dengan apik oleh Rahung Nasution, sang pseudo-chef.

Read the rest of this entry »

“Halo Bloggers…
Bulan puasa ini ada acara ngabuburit
atau buka bareng gak?”

Itulah pesan pertama yang dikirimkan Teh Eka pada hari Sabtu (20/6/2015) tepat pada pukul 5:50 AM ke inbox bersama. Hanya sosok itu, Nchie, dan Meti. Sederhana, tapi membuka peluang silaturahmi. Obrolan pun disahut dan akhirnya saling sahut-menyahut hingga menjelang siang. Kesimpulannya #BloggerBDG mendapatkan fasilitas dari #KaosGurita untuk menyelenggarakan acara buka bersama. Pokoknya, Teh Eka hanya mewanti-wanti, “Konsepnya mah saya bisa nyediain tempat dan makanan aja hihihi….” Alhamdulillah. Belum sempat sosok itu menyempurnakan senyumannya, Teh Eka kembali nulis, “Paling tambahannya saya nyediain doorprize juga deh. Intinya sih pgn bikin Ngabuburit & Bukber Blogger Bageur.”

Read the rest of this entry »

Sebut saja namanya Ratri. Dia orang Bandung yang kebetulan lagi ada acara di Jakarta. Dia kebingungan, maklum aja … orang luar kota. Tidak ada taksi yang lewat, mungkin malam sudah larut. Sejenak, dia teringat dengan gadgetnya. Usap kanan, usap kiri, terbukalah sebuah aplikasi Uber. Dia langsung memesannya untuk dijemput di titik dia berdiri saat itu dan minta diantar ke daerah tertentu. Estimasi biasa Rp90K, mobil yang bakal jemput berjenis X warna putih, plat nomornya B sekian-sekian, dan nama sopirnya adalah Tuan Y. Oke, Ratri setuju. Selang beberapa menit mobil yang diharapkan datang, dia pun bisa pergi dengan tenang. Jalur perjalanannya tercatat di GPS. Sampai daerah tertentu, tagihannya Rp95K. Untunglah dia masih punya bonus kredit sebesar Rp75K. Ratri hanya membayar Rp20K. Hatinya senang.

Event-39

Read the rest of this entry »

Ini beneran, lho, kamu bisa memilih nomor cantikmu sendiri. 10 (sepuluh) digit pula! Eh, tapi ini ngomongin si kartu biru ya alias XL. Kalau provider lain sosok itu gak paham. Terus caranya gimana?

Event-36

Read the rest of this entry »

Kontes Blog Review Jejualan 2015

Archives

Forum Lingkar Pena

Blog Stats

  • 322,475 hits
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 6,176 other followers