Mari Berbagi Bacaan …

(PR, 12/10/2014) ~ Bayangkan saat melihat anak-anak usia SD mengendarai sepeda motor sambil membonceng adiknya yang berseragam TK. Bisakah kita tenang dengan pemandangan seperti itu di jalan raya? Masih bisa tenangkah Anda saat tahu bahwa kecelakaan sepeda motor menjadi pembunuh nomor satu untuk anak-anak usia 10-19 tahun?

Fakta mencengangkan tentang kendaraan bermotor dan anak-anak itu belum selesai. Itu juga bukan data yang jauh dari kehidupan kita, melainkan data yang dihimpun dari responden di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Pada rentang waktu 2011-2013, data menunjukkan bahwa pelaku dan korban kecelakaan lalu lintas di Kota Bandung tertinggi berada pada kalangan usia produktif. Ada 51,92% pelaku kecelakaan lalu lintas di Kota Bandung yang berusia 16-30 tahun dan 4,71% merupakan remaja usia 10-15 tahun.

Read the rest of this entry »

Kreativitas perlu dipupuk
Dikembangkan dan terus dirawat

Kuliner-55

We Are Open,” ujar Ma Icih sambil tersenyum. Ya, Maicih Baso resmi melayani pelanggan tepat pada hari Sabtu kemarin, 11 Oktober 2014, di Jl. Sawunggaling No. 2 Bandung. Nini yang gemar nongkrong di dapur ini tampaknya tidak puas dengan hanya Keripik Maicih dan Warung Maicih saja, buktinya ia pun melebarkan sayap dengan merambah pada kuliner baso. Siapa yang tidak mengenal baso? Makanan tradisional berupa daging cincang yang dibentuk menjadi ‘bola’ ini sudah terkenal di seantero Nusantara. Ada banyak kuliner dengan bahan dasar baso yang sudah terkenal di Bandung. Tinggal sebut saja.

Read the rest of this entry »

Anak-anak masihlah dekat dengan dunia ‘unjuk gigi’
Emosinya masih labil dan penuh gengsi
Sangat mudah ‘panasan’ dan tidak bisa menerima
Wajarlah kalau kemudian ada istilah ‘senggol bacok’

Event-75Rabu kemarin (8/10/2014), alhamdulillah sosok itu dapat menghadiri sebuah acara penting yang seharusnya diketahui oleh semua orangtua. Seminar “Keselamatan Berlalu Lintas Berbasis Sekolah dan Sosialisasi Program Selamat Save The Children di Indonesia” berlangsung di Hotel Santika dengan menghadir beberapa pembicara yang mumpuni. Ada psikolog, polisi, pendidik, pihak PKK, dan bahkan termasuk antropolog. Ini semua demi anak-anak kita, terutama selama di jalan raya. Jangan sampai ada korban anak-anak di jalan raya. Salah satunya adalah penegasan aturan tidak bolehnya anak-anak berkendaraan bermotor.

Read the rest of this entry »

Istilah marathon memang melekat pada dunia lari. Empat puluh dua kilometer koma sekian. Tapi kemudian istilah ini diambil oleh sebuah event lomba pembuatan aplikasi mobile. Namanya pun unik. Hackathon. Tadinya sosok itu mengira ‘hack‘ di sini adalah sesuatu yang berkenaan dengan jebol-menjebol, tetapi ternyata tidak. Hackathon adalah tantangan pembuatan aplikasi selama 24 jam non-stop yang diselenggarakan Indosat sebagai bagian dari rangkaian program Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 8. IWIC sendiri sudah berjalan sejak tahun 2006.

Bisa dilihat di situs http://www.indosat.com/iwic bahwa IWIC adalah kontes pembuatan aplikasi yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari. Kategori yang dilombakan terbagi dua, yaitu dalam bentuk ide maupun aplikasi jadi. Syaratnya juga mudah, yaitu tanpa membedakan usia dan pendidikan. Kedua kategori tersebut harus mengambil tema lifestyle, multimedia, maupun utilities. Khusus untuk ide bisa ditambahkan tema inovasi untuk difabel. Ya, kaum difabel adalah pantas untuk diberikan kehormatan agar dapat menikmati fasilitas mobile yang lebih bermanfaat. Dan untuk tahun ini, IWIC lebih difokuskan pada bidang kewirausahaan.

Read the rest of this entry »

Kanker menempati urutan kedua penyakit mematikan di dunia
Kanker payudara merupakan penyebab kematian tertinggi pada wanita
Satu dari delapan wanita berpotensi terpapar kanker payudara

Dia tidak pernah membayangkan bahwa kegelapan akan memayungi kehidupannya. Bagaimana tidak? Usianya baru memasuki angka tigapuluh. Makanya dia hanya tertawa dan menganggap angin lalu saat seorang kawannya menyarankan untuk melakukan mamografi. “Buat apa? Gue nggak ngerokok dan gue nggak doyan alkohol?” sergahnya dengan cepat. Dan dia pun meneruskan hidupnya yang penuh dengan kesibukan sebagai wanita karir. Workaholik, begitulah kenyataannya. Dua bulan kemudian keyakinannya goyah. Kawannya itu begitu giat berkampanye. Berbagai kasus disodorkan betapa banyak wanita usia 30-an terdiagnosa positif akan Kanker Payudara. Suatu hari, dia mau saja saat diajak kawannya ke sebuah klinik kesehatan.

Read the rest of this entry »

Mulailah berlari, itu kunci paling utama kalau memang ingin benar-benar terjun ke dunia olahraga lari. Tidak ada tips atau resep paling mujarab selain memulai. Kuatkan niat, lalu mulailah berlari. Yang penting ada sepatu olahraga (gak harus beli sepatu lari yang mahal), pakai celana yang nyaman untuk berlari, dan kaos. Itu saja. Gak perlu ditambahi harus ada gadget mahal, aplikasi lari, atau harus menggunakan earphone untuk mendengarkan lagu-lagu kesukaan. Abaikan itu semua. Sosok itu sendiri tidak terlalu suka dengan earphone, bikin sakit kuping. Tapi kalau sudah punya android, bisa-lah install aplikasi lari seperti Endomondo atau Nike. Ini untuk pendataan ya, bukan untuk ajang pamer.

Mulailah berlari, dan alhamdulillah pagi ini sosok itu baru saja memecahkan lari nonstop lebih dari 5K. Tentu saja ini adalah hal yang membahagiakan karena dirinya belum pernah lari lebih dari itu, apalagi ini kali ketiga sejak mulai rutin lari lagi. Tercatat di Endomondo-nya, dia mulai lari pada 23/9/2014 dengan jarak 5.08K selama 52:23 menit. Lumayan lah karena waktu itu siang terik menjelang harus menjemput anak-anak pulang sekolah. Kecepatan rata-ratanya adalah 5.82 km/jam dengan pace 10:18 menit/km. Sosok itu tidak akan membahas apakah dengan kecepatan lari seperti itu terbilang cepat atau lambat. Sekali lagi angka-angka itu hanya untuk pendataan saja. Titik.

Read the rest of this entry »

MariLari-25

Siang tadi amat terik, tapi sosok itu nekat berlari. Sudah hampir sebulan soalnya dia tidak lari. Jadi, sekalian mau jemput anak-anak pulang sekolah, dia langsung lari begitu saja dari rumah menuju RS Muhammadiyah dimana motornya tersimpan. Akhirnya, tercatat di Endomondo-nya, dia mampu berlari dengan jarak 5.08K selama 52:23 menit. Cukuplah, apalagi diselang dengan jalan kaki pas menyeberang jalan di perempatan Buah Batu. Dan memang, lari itu harus rutin. Begitu pula dengan bersepeda atau menulis. Semua aktivitas itu sangat memerlukan ‘konsistensi’. Asal sedikit selama rutin pasti hasilnya jauh lebih baik.

Read the rest of this entry »

Archives

Forum Lingkar Pena

Blog Stats

  • 246,499 hits
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 227 other followers