Mari Berbagi Bacaan …

Lebaran

Kuliner-45Janjian bertemu dengan seorang gadis nan ayu? Gak masalah. Ngapain juga dipermasalahkan. Dan itu tentunya juga akan menjadi kenangan tersendiri, apalagi dua gadis ini benar-benar gadis nan ayu. Asli, namanya memang Gadis dan Ayu. Sayang, Ayu tidak bisa datang entah mengapa. Keduanya dahulu satu atap di sekolah yang sama. Tak apa, Ayu tidak datang, yang penting ada Gadis. Cantik, ramah, baik hati pula (dan tidak sombong) sehingga mau-maunya mentraktir 1-2 sampai sebelas orang. Beneran ini. Jarang-jarang kan bisa bertemu dengan gadis seperti itu. Langka. Ada yang mau kenalan?

Gadis Puspitasari adalah customer service plus sales corporate di @TransStudioBdng dan manager marketing di @BebekGarang. Keren. Berhasil meniti karir di dua tempat. Yang satu di dunia rekreasi, yang satu lagi di dunia kuliner. Namun, Gadis yang ditemui sosok itu kebetulan mewakili @SusuSusanti, salah satu anak perusahaan Bebek Garang. Dan kalau mendengar kata ‘susu’ sudah pasti akan terasa segar (sesuai dengan jargon Bebek Garang), dan pastinya akan membuatmu terangsang untuk terus mencoba, apalagi di bulan Ramadhan ini. Yakin.

Read the rest of this entry »

Blogger-06Siang hari. Sebuah pesan masuk melalui media twitter. Sosok itu tidak menyadarinya. Sejam kemudian baru ia ‘ngeh’ dan langsung membalasnya. Tak lama, hapenya berdering memperdengarkan intro lagu Metallica. “Nomer Bandung,” bisiknya. “Halo, assalamu’alaikum…” Percakapan pun bergulir. Ternyata Teh @sandraPo3three yang lama tidak bersua. Intinya, ia mengajak sosok itu untuk menghadiri undangan pada sore hari di sebuah tempat bernuansa Timur Tengah. Ya, hari Kamis, 26 Juni 2014. Undangan dadakan.

Ngaboseh dari GBA Barat ke Jl. Progo, apalagi di siang hari, sangat luar biasa. Di beberapa titik lalu lintas masih tersendat, dan pastinya sedikit nanjak, tetapi sosok itu langsung pasang ‘full speed‘ demi mengejar waktu yang begitu mepet. Berangkat menjelang pukul 15.00, sampai di tempat hampir pukul 15.30. Setengah jam kurang dirinya memacu jantung untuk menyamakan irama dengan bosehannya. Akhirnya sampai juga di @QahwaRestoBDG yang memiliki tagline No. 1 Jagonya Kambing Muda. Bagi yang mau mampir alamat lengkapnya di Jl. Progo No. 1, Bandung.

Read the rest of this entry »

Sedih. Teramat sedih.
Dulu kawan, kini tidak lagi.
Dulu tanya kabar, kini mencaci.
Ada apa dengan Indonesia?

Siapa yang tidak sedih melihat keadaan kawan-kawan kita semua saat ini? Beberapa kenal dekat dan pernah bertemu, beberapa hanya mengenal nama, foto, serta tidak pernah bertemu. Yang pasti dunia maya itu mendekatkan. Mempermudah untuk saling mengenal, lalu berkawan. Akan tetapi, dunia maya terlalu mudah pula menciptakan musuh dan akhirnya malah saling benci. Inilah yang terjadi saat ini. Menjelang pemilihan presiden yang seharusnya menyatukan seluruh rakyat demi Indonesia yang lebih baik lagi.

Read the rest of this entry »

Ramen? Sosok itu menggeleng-gelengkan kepala. Dominasi mie instan yang memasuki kepalanya sudah sampai tahap mengkhawatirkan. Jadi, wajar saja kalau waktu masih berstatus mahasiswa dirinya harus masuk rumah sakit dan menjalani operasi. Ususnya harus dipotong beberapa milimeter karena mengkerut akibat seringnya mengonsumsi mie instan ditambah kurang minum. Sejak saat itulah ia kapok terlalu sering makan mie instan. Gaya hidupnya pun berubah drastis dengan sering berolahraga dan juga sering minum air putih.

Kuliner-39

Read the rest of this entry »

Sosok itu sudah lupa kapan pertama kali lari (sebagai olahraga). Seingatnya sih saat masih bekerja di Penerbit Sygma, jadi sekira sebelum tahun 2011. Yang diingat olehnya adalah sepulang kerja langsung lari memutari Binong, banyak jalannya, dan selesai pas azan maghrib. Lalu beberapa kali lari pagi menuju Cidurian, lagi-lagi ada jalannya. Tidak pernah bisa lari full sejauh 1K, atau bahkan lebih. Selalu mentok di angka satu. Mentalnya masih kalah. Masih ada rasa malas untuk terus berlari. Semangatnya masih dikalahkan oleh ‘ketidakmampuan’ untuk terus berlari lebih dari 1K. Alasannya banyak, salah satunya adalah rasa sesak karena memang sosok itu mengidap asma. Penyakit seumur hidup.

Betul, batas malas dan semangat itu tipis sekali. Kedua hal itu bergantung dengan yang namanya mental. Inilah yang harus diwaspadai setiap orang. Pada suatu sore di Jakarta, hampir saja sosok itu tidak jadi lari, hanya karena pas push-up cuma mampu 10 kali, padahal paginya bisa sampai 15 kali. Dia pun hanya tidur-tiduran saja. Akan tetapi mentalnya dibisiki oleh niat yang kuat, “Lari!” Apalagi teringat status Aki yang menyatakan, “7 menit lari sekitaran rumah. Sebelum seisi dunia berubah kita sudah di rumah lagi dan memulai hari tanpa kehilangan apapun. Tanpa ketinggalan apapun. Parhat Apes masih nyapres….” Jadilah dia lari dengan target yang harus jauh lebih baik dari paginya.

Read the rest of this entry »

Kekecewaan yang beruntun … sebenarnya
Jumlah penonton yang terlalu sedikit
Sehingga tidak mencerminkan aroma stadion
Ditambah permainan yang tidak maksimal

Ya, itulah yang terjadi saat sosok itu menonton untuk yang pertama kalinya pertandingan sepakbola secara langsung di sebuah stadion termegah se-Jawa Barat. Memang pertama kali, karena ia memang tidak terlalu fanatik menonton pertandingan sepakbola. Dan ekspektasi terbesar saat menonton langsung sebuah pertandingan sepakbola tentu saja adalah aroma stadion yang amat terasa. Penonton yang berjubel. Teriakan dan yel-yel khas para pendukung. Semangat dan aura pertandingan demi menyemangati salah satu tim. Apalagi ini menonton secara langsung di Stadion Si Jalak Harupat. Apalagi ini menonton klub kelas dunia dari Spanyol. Kecewa.

Read the rest of this entry »

Archives

Forum Lingkar Pena

Blog Stats

  • 229,071 hits
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 209 other followers