Mari Berbagi Bacaan …

Berceritalah | Tertawa dan menangislah
Luapkan semua perasaan … apa adanya

Awal 2000-an gelombang penulis melanda Indonesia, khususnya fiksi islami. Forum Lingkar Pena atau FLP adalah gerbong lokomotifnya dengan beberapa masinis yang saat itu amat dikenal. Salah satunya adalah Helvy Tiana Rosa. Para penulis muda itu menulis banyak hal tentang dunia nyata keislaman, baik yang bernuansa lokal maupun internasional. Dari yang apa adanya, sampai yang tergagap menerjemahkan budaya luar. Sebagian kecil terbilang berhasil dan mulai dikenal, namun sebagian besarnya gagal dan lambat laun hilang ditelan lautan. Habiburrahman El Shirazy adalah satu penulis yang berhasil dikenal hingga karyanya meluas sampai ke layar bioskop. Sosok itu sendiri juga ikut-ikutan, tetapi masalah tenggelam atau terapung bergantung dari pendapat kawan-kawan semua. Dia tidak bisa menyimpulkannya.

Mengapa banyak yang tenggelam? Kalau mau jujur, sosok itu menilai karena ada ‘jarak’ antara penulis dengan karyanya. Penulis tidak melebur bersama karyanya. Dunia penulis adalah dunia A, sedang karyanya adalah dunia X. Tidak pernah bersatu. Pada akhirnya memunculkan opini bahwa karya-karya FLP selalu mengagungkan makna simbolis seperti ucapan salam, gerakan shalat, panggilan ala Arab, dan sejenisnya. Esensi dari karyanya tidak ada. Beberapa penulis memaksakan bercerita apa yang terjadi di Palestina. Dialognya berbahasa Arab tetapi esensi ceritanya gagal. Adanya ‘jarak’ itu memang disebabkan oleh tidak adanya pengalaman pribadi penulis. Adakah penulis yang pernah tinggal atau mampir di Timur Tengah? Kalaupun ada penulis yang berhasil, itu karena penulisnya mau bersusah payah melakukan riset, chat atau berkirim email dengan salah satu warga di sana, dan akhirnya cek-ricek hasilnya.

Read the rest of this entry »

(PR, 12/10/2014) ~ Anak-anak sekarang cepat besar. Ungkapan itu sering kita dengar, bahkan kita amini. Secara fisik, anak-anak di masa sekarang memang lebih bongsor dibandingkan orangtuanya. Secara pengetahuan dan keterampilan pun, mereka lebih cepat mahir dibandingkan orangtuanya saat seumur mereka. Akan tetapi, saat bicara soal aturan mengendarai sepeda motor, apakah itu bisa menjadi pemakluman? Karena cenderung lebih cepat besar dan cepat mahir, apakah itu artinya mereka bisa melakukannya saat belum masuk batas dewasa 17 tahun?

Secara aturan, kita sudah tahu bahwa itu tidak diperbolehkan. Penetapan usia dewasa itu tentunya berkaitan dengan kondisi fisik dan kematangan emosional. Selain itu, tentunya usia 17 tahun disepakati bersama sebagai batas usia dimana anak-anak sudah mulai bertanggung jawab. Meski begitu, banyak anak-anak yang menilai dirinya sudah mampu meski belum masuk usia 17 tahun. Bahkan, mereka mungkin lebih taat aturan berkendara dibandingkan pengendara yang sudah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Read the rest of this entry »

(PR, 12/10/2014) ~ Bayangkan saat melihat anak-anak usia SD mengendarai sepeda motor sambil membonceng adiknya yang berseragam TK. Bisakah kita tenang dengan pemandangan seperti itu di jalan raya? Masih bisa tenangkah Anda saat tahu bahwa kecelakaan sepeda motor menjadi pembunuh nomor satu untuk anak-anak usia 10-19 tahun?

Fakta mencengangkan tentang kendaraan bermotor dan anak-anak itu belum selesai. Itu juga bukan data yang jauh dari kehidupan kita, melainkan data yang dihimpun dari responden di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Pada rentang waktu 2011-2013, data menunjukkan bahwa pelaku dan korban kecelakaan lalu lintas di Kota Bandung tertinggi berada pada kalangan usia produktif. Ada 51,92% pelaku kecelakaan lalu lintas di Kota Bandung yang berusia 16-30 tahun dan 4,71% merupakan remaja usia 10-15 tahun.

Read the rest of this entry »

Kreativitas perlu dipupuk
Dikembangkan dan terus dirawat

Kuliner-55

We Are Open,” ujar Ma Icih sambil tersenyum. Ya, Maicih Baso resmi melayani pelanggan tepat pada hari Sabtu kemarin, 11 Oktober 2014, di Jl. Sawunggaling No. 2 Bandung. Nini yang gemar nongkrong di dapur ini tampaknya tidak puas dengan hanya Keripik Maicih dan Warung Maicih saja, buktinya ia pun melebarkan sayap dengan merambah pada kuliner baso. Siapa yang tidak mengenal baso? Makanan tradisional berupa daging cincang yang dibentuk menjadi ‘bola’ ini sudah terkenal di seantero Nusantara. Ada banyak kuliner dengan bahan dasar baso yang sudah terkenal di Bandung. Tinggal sebut saja.

Read the rest of this entry »

Anak-anak masihlah dekat dengan dunia ‘unjuk gigi’
Emosinya masih labil dan penuh gengsi
Sangat mudah ‘panasan’ dan tidak bisa menerima
Wajarlah kalau kemudian ada istilah ‘senggol bacok’

Event-75Rabu kemarin (8/10/2014), alhamdulillah sosok itu dapat menghadiri sebuah acara penting yang seharusnya diketahui oleh semua orangtua. Seminar “Keselamatan Berlalu Lintas Berbasis Sekolah dan Sosialisasi Program Selamat Save The Children di Indonesia” berlangsung di Hotel Santika dengan menghadir beberapa pembicara yang mumpuni. Ada psikolog, polisi, pendidik, pihak PKK, dan bahkan termasuk antropolog. Ini semua demi anak-anak kita, terutama selama di jalan raya. Jangan sampai ada korban anak-anak di jalan raya. Salah satunya adalah penegasan aturan tidak bolehnya anak-anak berkendaraan bermotor.

Read the rest of this entry »

Istilah marathon memang melekat pada dunia lari. Empat puluh dua kilometer koma sekian. Tapi kemudian istilah ini diambil oleh sebuah event lomba pembuatan aplikasi mobile. Namanya pun unik. Hackathon. Tadinya sosok itu mengira ‘hack‘ di sini adalah sesuatu yang berkenaan dengan jebol-menjebol, tetapi ternyata tidak. Hackathon adalah tantangan pembuatan aplikasi selama 24 jam non-stop yang diselenggarakan Indosat sebagai bagian dari rangkaian program Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 8. IWIC sendiri sudah berjalan sejak tahun 2006.

Bisa dilihat di situs http://www.indosat.com/iwic bahwa IWIC adalah kontes pembuatan aplikasi yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari. Kategori yang dilombakan terbagi dua, yaitu dalam bentuk ide maupun aplikasi jadi. Syaratnya juga mudah, yaitu tanpa membedakan usia dan pendidikan. Kedua kategori tersebut harus mengambil tema lifestyle, multimedia, maupun utilities. Khusus untuk ide bisa ditambahkan tema inovasi untuk difabel. Ya, kaum difabel adalah pantas untuk diberikan kehormatan agar dapat menikmati fasilitas mobile yang lebih bermanfaat. Dan untuk tahun ini, IWIC lebih difokuskan pada bidang kewirausahaan.

Read the rest of this entry »

Kanker menempati urutan kedua penyakit mematikan di dunia
Kanker payudara merupakan penyebab kematian tertinggi pada wanita
Satu dari delapan wanita berpotensi terpapar kanker payudara

Dia tidak pernah membayangkan bahwa kegelapan akan memayungi kehidupannya. Bagaimana tidak? Usianya baru memasuki angka tigapuluh. Makanya dia hanya tertawa dan menganggap angin lalu saat seorang kawannya menyarankan untuk melakukan mamografi. “Buat apa? Gue nggak ngerokok dan gue nggak doyan alkohol?” sergahnya dengan cepat. Dan dia pun meneruskan hidupnya yang penuh dengan kesibukan sebagai wanita karir. Workaholik, begitulah kenyataannya. Dua bulan kemudian keyakinannya goyah. Kawannya itu begitu giat berkampanye. Berbagai kasus disodorkan betapa banyak wanita usia 30-an terdiagnosa positif akan Kanker Payudara. Suatu hari, dia mau saja saat diajak kawannya ke sebuah klinik kesehatan.

Read the rest of this entry »

Archives

Forum Lingkar Pena

Blog Stats

  • 248,439 hits
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 230 other followers