Diari Ummi: Mereka Begitu Peka

Takhentinya mereka memandang dari balik guling dan Panda kesayangan, melihat umminya pulang bekerja dengan muka murung. Mereka terdiam, tidak ada rengekan seperti biasa, hening….

Pun ketika umminya berbaring di samping mereka. Hanya ada diam … sampai ada suara dari mulut umminya. โ€œSini, Ummi peluk…โ€ Berlomba-lomba mereka mendekati umminya.

Continue reading “Diari Ummi: Mereka Begitu Peka”

Bahagia Itu di Keluarga

Alhamdulillah, usia pernikahan sosok itu telah menapaki angka 10 tahun dan menjelang 11 tahun. Takada kebahagiaan yang lebih dan menenangkan selain kebahagiaan di keluarga sendiri. Bisa memiliki anak, bercengkerama dengan mereka, dan didampingi istri yang cantik nan salihah. Sekali lagi, betapa pun hebatnya kita berada di lingkungan komunitas atau organisasi di luar sana (apa pun bentuk dan namanya), kebahagiaan bersama keluarga adalah muara akhirnya.

Kehebatan seorang suami tidak sebanding dengan kehebatan istri di belakang yang selalu mendukungnya menjadi orang hebat. Sosok itu mengakui bahwa keberhasilannya kini taklepas dari keberhasilan sang belahan jiwa mendukung dan mendorong semangatnya tanpa henti. Sosok itu sering menangis jika mengingat pengalaman keluarganya di awal-awal pernikahan. Dari yang tidak punya pekerjaan, tidak punya uang atau materi, hingga akhirnya dianggap berhasil oleh kawan-kawan saat ini. Apalagi yang hendak diucapkan selain โ€˜alhamdulillahโ€™. Segala puji bagi Allah Swt.

Continue reading “Bahagia Itu di Keluarga”