Perjuangan Ibu Xlalu untuk Anak

XL-1

18 Desember 2013. Semua bermula dari mention Teh Sandra, “Bang, baca DM yes, barusan aku call dirimu ga bisa. Nuhun.” Memang, semua bentuk komunikasi tidak selamanya selalu ON. Ada saja momen dimana kita memang mematikannya. Jadi, wajar saja kalau cara kita berkomunikasi pun bisa banyak: SMS, nelpon, YM, email, inboks FB, mention di twitter atau pesbuk, dlsb. Intinya salah satunya bisa nyambungin tali silaturahmi itu. Maka, jadilah sosok itu ngecek DM twitternya dan terbaca, “Bang Aswiiii, nomor hp brapa? aku ada perlu inihhh, mau call.”

Continue reading “Perjuangan Ibu Xlalu untuk Anak”