Perjalanan Entah

Hampa. Sosok itu pun menjelma layang-layang putus. Melayang, dengan arah yang entah. Takdirnya kemudian ditentukan oleh sang angin. Merangkulnya dengan penuh hangat, atau menggulungnya tanpa rasa kasihan. Wusss!

Seekor elang menatap jalang di ketinggian. Seekor tikus pun mengais tidak sadar. Berkelebat dengan kecepatan tinggi, menukik tanpa peduli dengan kehadiran sosok itu. Dan ia pun bergetar cepat saat embusan sayap sang elang menampar. Tak ada rasa tak ada tanda tak ada kata, kecuali hampa. Sosok itu pun menjauh dan meliuk. Melayang kembali, dengan arah yang entah.

* Jika kau merasa sendiri maka berkawanlah dengan angkasa. Keluasannya akan membuat kau merasa dihargai dan dicintai. Jika kau merasa khawatir sombong karena keluasannya maka peluklah awan. Kelembutannya akan membuat kau merasa nyaman dan aman. Dan inilah aku yang mengangkasa dan mengawan. (Bang Aswi)