Rasakanlah, Cinta

Embun itu cinta,
dan aku akan mengecupnya
hingga menjelma bunga.

Adalah hati
yang dapat merasakan cinta.
Apalah arti kata-kata
yang bertaburan permata
jika pada akhirnya semu?

Aku hanya  ada di sini untukmu
dan kau pun bersemayam di hatiku.
Kita adalah nyata dan mereka semu.

Rasakanlah, Cinta.
Rasakan.

Penjual Bunga Cempaka

Jangan pernah mengangap sepele pekerjaan yang kita lakukan, apapun bentuknya dan bagaimanapun kecilnya di mata kita maupun di mata masyarakat. Salah jika beberapa orang—bahkan ulama—mengatakan kalau waktu ibadah kita hanya tersedia pada waktu-waktu shalat dan ketika membaca Al Qur’an (baca: mengikuti pengajian) saja. Asal niat kita luruskan, perjalanan ke tempat kerja pun akan bernilai ibadah. Bekerja yang menghabiskan waktu 8 jam pun akan bernilai ibadah. Mengurus anak dan membersihkan rumah pun bernilai ibadah. Menyingkirkan duri dari jalan pun bernilai ibadah. Bahkan tersenyum pun bernilai pahala.

Continue reading “Penjual Bunga Cempaka”