Posts Tagged ‘maaf’
Terpeleset Lidah
Posted on: June 9, 2010
Entahlah. Tak pernah ada niatan. Benar-benar tak pernah ada niatan pada diri Zulfi untuk menyakiti hati istrinya, Fika. Dua alasan itu sebenarnya hanyalah guyonan saja. Awalnya. Hanya ingin mengetes apakah Fika bisa diajak bercanda. Akan tetapi sungguh. Sungguh semuanya menjadi tak terkontrol. Semuanya jadi di luar dugaan.
Zulfi tak keberatan jika dimintai tolong untuk membungkuskan kado. Zulfi pun bahkan senang mengantarkan anaknya sekolah. Ayah siapa yang tidak senang mengantarkan putra tercintanya ke pintu gerbang sekolah terakhirnya. Bahkan, ia pun rela terlambat ke kantor demi anaknya itu. Sungguh semua itu akan ia lakukan dengan ikhlas, tanpa paksaan atau permintaan siapa pun. Termasuk permintaan Fika.
Hiatus!
Posted on: May 24, 2010
Tak ada kata-kata panjang.
Karena alasan tertentu tampaknya saya harus hiatus.
Entah sampai kapan, tak ada yang tahu.
Mohon maaf dan mohon doanya…
Insya Allah kita akan bertemu kembali ^_^




Recent Comments