Posts Tagged ‘bang aswi’
Doa Dodo (Sebuah Resensi)
Posted on: September 3, 2011
“Bangun tidur, kuterus shalat…,” kata Dodo riang.
Dodo menuju kamar mandi sambil bernyanyi.
“Waaa … Dodo sudah bangun, ya?” Bunda kaget dan terharu.
“Dodo mau shalat berjamaah, Bun,” kata Dodo.
Dodo, Ayah, dan Bunda pun shalat berjamaah.
Ayah menjadi imam.
Bunda dan Dodo menjadi makmum.
Selesai shalat, Dodo mencium punggung tangan Ayah dan Bunda.
Ayah pun memimpin doa.
Rabbij’alni muqiymash-shalaati wa mindzurriyatii.
Rabbana taqabbal du’aa(i)
Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku (keluargaku) orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.
Harta Karun Bang Aswi
Posted on: July 10, 2011
- In: Sosok Itu
- 7 Comments
Apalagi yang bisa diceritakan dari sosok itu? Banyak. Namun, kali ini sosok itu harus bercengkerama dahulu dengan keringat dan dengkul pada ajang Fun Cross Country Threeple-C di Bandung. Treknya lumayan menantang dan menguras banyak tenaga karena lebih banyak menanjaknya daripada turunannya. Bagi yang suka trek turunan, silakan beralih ke trek downhill.
Untuk itu, sambil menunggu sosok itu menyelesaikan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan syukur-syukur mendapatkan doorprize yang lumayan (amin), lebih baik kita gali harta karun miliknya di lapak sebelah. Di sana juga terdapat tulisan-tulisannya (yang kata orang-orang) bernas. Lebih enaknya kita hitung mundur saja, yaitu dimulai dari postingannya yang baru dan cukup 5 (lima) besar saja.
Coklat yang Menggoda
Posted on: July 1, 2011
Bagi siapa pun, coklat telah memiliki tempat di hati masing-masing. Tidak tanggung-tanggung, lokasinya pasti berada pada sudut yang paling romantis. Coklat tidak hanya diidentikkan pada romantisme belaka sehingga sering dijadikan hadiah atau kenang-kenangan untuk orang terkasih di sekitar kita. Tidak heran, meski harganya mahal namun orang tidak merasa rugi untuk menghadiahi benda yang nama dan warnanya ini sama.
Coklat pun kemudian menjelma tidak hanya berupa makanan padat tetapi juga telah bertransformasi menjadi minuman hangat atau dingin. Meski demikian, bentuk coklat berupa makanan kecil yang unik tetap menjadi pilihan bagi banyak orang. Apalagi jika bahan-bahannya memang berkualitas, tanpa pewarna atau pengawet, dan dikemas dengan sangat baik dan higienis.
Bike Lane di Kota Bandung
Posted on: April 5, 2011
Bandung, MAARIF Institute. Pencemaran udara di Kota Bandung sudah memasuki tahap yang sangat mencemaskan. Penyebab utamanya adalah aktivitas sektor transportasi, yakni sebagai akibat dari jumlah kendaraan bermotor yang terus bertambah dan semakin tidak berimbang dengan ruas jalan yang ada. Sejumlah zat pencemar udara terdeteksi di Kota Bandung, antara lain karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), nitrogen dioksida (NO2), dan partikel debu (TSP).
Meski secara umum berada di bawah ambang batas, namun bila zat pencemar ini terakumulasi secara terus-menerus di dalam tubuh, maka hal itu berpotensi mengganggu kesehatan. Adapun polusi suara tercatat melebihi baku mutu di seluruh titik pengujian. Seperti apa program pemerintah Kota Bandung dalam menangani masalah lingkungan ini?




Recent Comments