Archive for the ‘Jalan-jalan’ Category
Di Kerajaan Parongpong
Posted on: November 3, 2011
Sepucuk surat berstempel kerajaan diterima oleh sosok itu. Prajurit kerajaan pun berbalik dan langsung memacu kudanya meninggalkan debu-debu tipis yang bertebaran. Sosok itu lalu membuka perlahan surat penting itu bersama dengan sang belahan jiwa di sebelahnya. Sebuah undangan! Sosok itu merasa debur jantungnya bergerak sedikit lebih cepat. Undangan resmi dari Raja Fikri dan Ratu Dey dari Kerajaan Parongpong telah sampai di tangannya. Kebahagiaan yang amat luar biasa dialami oleh keluarga sosok itu. Kakak Bintan dan Adek Anin yang berlari ke arah mereka pun langsung dipeluknya dengan erat. Keduanya sudah tidak sabar bertemu dengan Pangeran Fauzan.
International Mail Art
Posted on: October 15, 2011
Every day, think as you wake up,
Today I am fortunate to have woken up,
I am alive, I have a precious human life.
Pagi tadi, sosok itu dan sang belahan jiwa menggowes bersama menuju Bandung Utara. Awalnya diniatkan menuju warung bandrek (warban) tetapi apa daya mereka berdua malah berbelok ke Masjid Salman ITB. Sempat bernostalgia sambil sarapan bubur ayam dimana mereka berdua bertemu untuk pertama kalinya. Sampai akhirnya mereka pun sepakat untuk janjian bertemu dengan Bunda Ida, sang goweser asal Threeple-C di Taman Ganesha.
Blogger in Heritage
Posted on: October 10, 2011
Saat terbaik bagi seorang blogger adalah dapat bertemu dengan kawan-kawan sesama blogger. Bercengkerama di dunia maya menjadi komplit ketika raga bertemu, saling menatap penuh persahabatan, menyaksikan kebahagiaan pada wajah, dan melihat manisnya sebuah senyuman yang biasanya tertutupi oleh kata-kata magis dari sebuah blog. “This is the beauty of blogging,” kata Om NH yang tak bosan-bosannya dikutip oleh sosok itu. Dan di sanalah para blogger Bandung bersua—sebuah meja di pinggir jalan dengan menu makanan tradisional bernama otak-otak—tepat di samping pusat perbelanjaan bernuansa FO, Heritage.
Bermain ke Trans Studio
Posted on: October 3, 2011
Trans Studio? Siapa yang tidak kenal. Wahana permainan indoor yang digadang-gadang terbesar di Asia Tenggara ini hadir di Indonesia. Tepatnya di Kota Bandung tercinta, Jl. Gatot Soebroto, masih satu kompleks dengan Bandung Supermal (BSM). Dan lebih tepatnya lagi tak jauh dari rumah sosok itu. Jadi, kalau ada yang mau main ke Trans Studio atau BSM, mampir-mampirlah ke gubuk sosok itu. Siapa tahu bisa kopdar … ^_^
Dari sebelum pembukaan, banyak pro dan kontra tentang wahana mengasyikkan ini. Dengan ikon wajah Kingkong yang begitu besar, siapapun akan ternganga dan ingin menyaksikan atau mencicipinya, tak terkecuali Kakak Bibin dan Adek Anin. Apalagi dengan trek rel besi yang menjulang vertikal di bagian depannya. Namun, sosok itu termasuk yang kontra dengan pembangunan itu mengingat struktur Jl. Gatot Soebroto yang tergantung kecil dan belum direkayasa untuk arus lalu lintas yang padat.






Recent Comments