Archive for the ‘Berhenti Sejenak’ Category
PR Pendidikan di Negeri Ini
Posted on: July 29, 2012
Suasana tujuhbelasan di kampung itu terpusat di lapangan. Lebih banyak anak-anak dengan seragam merah putihnya ketimbang para orang tua yang hadir. Itu pun dengan warna merah dan putih yang sudah agak pudar. Sebagian dari mereka sudah memakai sepatu layak pakai, tetapi sebagian lainnya hanya beralaskan sandal jepit. Tiga kelompok dari mereka duduk di bangku yang telah disediakan panitia. Masing-masing terdiri atas tiga orang terpilih. Dua orang mahasiswa duduk di depan mereka membacakan soal-soal untuk dikompetisikan.
Ya, inilah lomba cerdas cermat yang diselenggarakan oleh kami sebagai bagian dari program Farmasi Pedesaan (FarDes), yaitu kegiatan mahasiswa Farmasi ITB di pedesaan. Ada banyak program yang bisa kami lakukan di tempat itu, beberapa di antaranya dan paling sering dilakukan setiap FarDes adalah pengenalan tanaman obat keluarga (TOGA), kesehatan lingkungan (sanitasi), dan pengobatan gratis. Lomba cerdas cermat adalah bagian dari memperingati hari kemerdekaan yang belum pernah dilakukan oleh masyarakat Jatiluhur.
Remember The Times
Posted on: July 18, 2012
Entah mengapa jadi teringat lagu lawas yang dibawakan oleh Michael Jackson. But … memang momennya pas dan luar biasa. Bisa mengenal Pakdhe Cholik adalah hal yang luar biasa. Siapa yang tidak mengenal komandan BlogCamp ini? Sosok itu sendiri tidak ingat kapan pertama kali mengenalnya. Namun yang pasti, tulisan-tulisan di blognya memang menyegarkan. Maknyusss!
Dua Cara Penipuan
Posted on: May 16, 2012
Lewat SMS
+6285318307434
Uangnya ditransfer ke Rekening ini aja, BRI a/n: SANDY BUDIMAN No.Rek: 1424 0100 0629 500. Klo udh sms aja kenmr yang ini.
Lewat Email
From “Laila Kasih” <lailakasih6@gmail.com>
Salam kenal, Nama saya adalah Laila Kasih, Saya ingin memulai hubungan kerjasama yang profesional dan terpercaya. Saya bekerja sebagai agen pembelian dari sebuah perusahaan di London, dan perusahaan tersebut adalah perusahaan manufaktur obat-obatan untuk perawatan hewan, dan kloning. Di mana bahan-bahan yang kami gunakan untuk proses manufaktur di sini dijual di Indonesia.
Kisah Makanan yang Menangis
Posted on: April 16, 2012
Sedih. Siapa yang tidak sedih?
Di siang kosong, dengan sepeda yang tergeletak …
Kupunguti makanan itu satu persatu
Di bawah tatapan anakku
Minggu kelabu tampaknya hari itu. Akan tetapi banyak pembelajaran yang bisa dipetik dari episode kehidupan sosok itu dan keluarganya. Dan meski ada segores luka dari sekian banyak kehidupannya pada hari itu, kegembiraan tetap terpancar dari seluruh anggota keluarganya. Bernyanyi, menari, bersenda gurau, hingga shalat berjamaah di sore menjelang malam. Semua menyatu … mencipta masakan yang sedap disantap.






Recent Comments